ARSITEKTUR ONLINE

ARSITEKTUR ONLINE


JASA DISAIN ARSITEKTUR


Cari Arsitek disini tempatnya...........

Arsitektur Online adalah penyedia jasa arsitek yang dilakukan secara online dimana berfokus pada keperluan desain arsitektur. Mulai data dari owner di kirim via email terus komunikasi penyajian desain juga via email sampai penyajian terakhir bisa dikirim via pos. Dengan keberadaan online internet kita bisa menjangkau ke seluruh pelosok nusantara bahkan dunia untuk memenuhi kebutuhan desain arsitektur dengan mudahnya untuk itu www.onarsitek.com berdiri.

Desain Arsitektur

Kebutuhan desain arsitektur baik keperluan eksterior maupun interior mulai dari rumah tinggal, kantor, ruko ( rumah toko ), villa, gudang, hotel, mall, apartemen, tempat ibadah, dll tergantung permintaan owner.

Desain Rumah

Didalam proses pelaksanaan suatu rumah tinggal perlu adanya desain yang dapat dijadikan acuan / pegangan supaya lebih memudahkan didalam pengerjaan proyek rumah tinggal untuk itu desain rumah mutlak adanya apalagi rumah mewah yang banyak sekali memerlukan suatu apresiasi didalam proses menuangkan ide-idenya.

Produk Arsitektur

Untuk mencukupi keperluan didalam suatu proyek maka dibutuhkan gambar konsep, gambar penyajian, gambar kerja khususnya arsitektur untuk itu onarsitek berusaha untuk memenuhi kebetuhan tersebut.

Penyajian Arsitektur

Didalam penyampaian kepada konsumen perlu adanya suatu hal yang dapat memperjelas pengertian terhadap owner untuk itu diperlukan penyajian arsitektur yang mudah pengplikasiannya, maka perlu suatu produk digital yang dapat membantu untuk membuka pandangan masyarakat awam

Seluruh Indonesia

Untuk sementara waktu ini onarsitek hanya bisa melayani customer seluruh Indonesia, tetapi untuk jangka panjang tidak menutup kemungkinan bisa seluruh dunia.

ORDER DESAIN

Tampilkan postingan dengan label denah potongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label denah potongan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Mei 2010

10 Tips Jitu Menjual Rumah Agar Cepat Laku

10 Tips Jitu Menjual Rumah Agar Cepat Laku

Setiap pemasaran produk harus memiliki stategi sendiri-sendiri agar mudah diserap konsumen, yang berkaitan dengan tipe produk, kapan produk tersebut dibutuhkan, dan segment pasar yang membutuhkan. Begitu pula dengan rumah sebagai produk, tentunya memerlukan strategi tersendiri agar cepat laku.

Yang jelas, strategi menjual rumah tentunya sangat berbeda dengan menjual beras, apalagi jika dibandingkan dengan strategi menjual pisang goreng. Bagi anda yang kebetulan hendak menjual rumah anda sendiri, ada baiknya untuk mencoba 10 tips jitu dari www.birobangunan.com sebagai berikut :


1.Lakukan ‘Make Over’ rumah
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pembersihan menyeluruh di setiap sudut rumah, sekaligus untuk mengecek kondisinya. Bila ada bagian rumah yang perlu dibenahi, lakukan perbaikan kecil. Ada baiknya bila anda lakukan pengecatan rumah dan ganti dengan warna-warna yang saat ini sedang tren. Kalau perlu, lakukan “make over” agar tampilan rumah tampak baru. Sebagian besar pembeli (tentunya bukan broker/membeli rumah untuk dijual lagi) tentu ingin membeli rumah yang “siap huni”, bukan rumah yang “siap diperbaiki”.



2.Pasang papan tulisan yang mencolok

Selanjutnya, pasanglah di muka rumah, papan bertuliskan ‘RUMAH DIJUAL ’ atau ‘RUMAH DIJUAL TANPA PERANTARA’ dengan ukuran dan warna yang mencolok sehingga mudah dibaca orang. Jangan lupa cantumkan nomor telepon agar orang bisa lebih mudah menghubungi anda. Jika anda ingin menjual rumah secara langsung, lebih baik pilih tulisan sesuai opsi kedua sehingga anda tidak perlu buang-buang waktu untuk bertemu dengan broker/makelar rumah.

3.Pasang petunjuk arah ke rumah anda
Mudahkan orang untuk menemukan lokasi rumah anda, terutama jika kebetulan rumah anda berada di dalam gang. Pasang papan petunjuk arah ke rumah anda di tempat yang sering dilalui orang dengan tulisan sama dengan poin nomor 2. Bila perlu lengkapi pula dengan peta/denah agar rumah anda “mudah” ditemukan.

4.Iklankan rumah anda
Jangan lupa iklankan rumah anda melalui berbagai cara :
- Pasang Iklan Baris di surat kabar
- Pasang Iklan di Internet
- Tempelkan brosur di tempat umum seperti dekat pasar, halte, sekolah, kampus dll.
Sebaiknya lengkapi iklan anda dengan foto rumah, peta, beserta keunggulan-keunggulan rumah anda misalnya : Bangunan Baru, Lengkap Listrik + Telepon + PDAM, Ada Sumur, Ada Pagar, Ada Kamar Pembantu, Bebas Banjir, Hanya 10 Menit Dari Sekolah XXX, Dekat Terminal, dll. Tapi ingat, upayakan menulis sejujurnya daripada calon pembeli anda malah kecewa...

5.Gunakan Network anda
Ini adalah cara mudah, murah sekaligus kemungkinan berhasilnya transaksi akan lebih besar. Tawarkan saja rumah anda kepada orang-orang yang telah anda kenal selama ini, misalnya : kerabat / famili, tetangga , rekan kerja / relasi bisnis, teman-teman di Mailing List / Website Social Neworking. Karena sudah saling mengenal, umumnya tingkat kepercayaan juga makin besar. Mungkin mereka sedang tidak membutuhkan beli rumah, namun paling tidak mungkin saja mereka akan mereferensikan rumah anda pada network mereka. Jangan lupa memberi mereka reward jika anda mendapat pembeli lewat referensi mereka, demi menjaga hubungan baik anda selama ini.

6.Buat acara semacam ‘open house’ di rumah anda
Sekali-kali, buatlah acara semacam ‘open house’ dengan mengundang netwok anda di rumah yang hendak dijual. Pilih hari yang longgar sehingga banyak orang bisa berkesempatan hadir. Lewat acara ini, minimal mereka bisa melihat-lihat setiap sudut rumah dan memberikan penilaian tentang rumah anda pada orang yang mereka referensikan. Ibarat dealer mobil, minimal anda sudah memberi kesempatan ‘test drive’ pada mereka bukan ?

7.Hubungi agen properti
Tak ada salahnya anda menghubungi agen properti, karena mungkin saja mereka mempunyai klien yang sedang membutuhkan rumah seperti yang hendak anda jual. Tentunya ada komisi yang harus anda sisihkan dari nilai penjualan rumah, yang berkisar antara 2,5 – 5 % tergantung besarnya nominal penjualan.

8.Sediakan nomor telepon yang mudah dihubungi
Usahakan agar anda mudah dihubungi oleh calon pembeli sewaktu-waktu. Jika memang anda tidak menyediakan waktu penuh, berilah tambahan informasi ini pada mereka. Misalnya : Hubungi : 0321-6233363 (Jam 6 – 8 malam)

9.Review Harga Pasaran
Lakukan review atas harga pasaran pada rumah yang anda jual, dengan melihat harga tanah dan rumah di sekitar lokasi. Berilah harga sewajarnya agar kedua belah pihak (penjual dan pembeli) tidak dikecewakan. Jangan sampai rumah anda tidak laku lantaran terlalu mahal, atau sebaliknya anda malah ‘rugi’ karena menjual dengan harga jauh dibawah harga pasaran.

10.Berikan kesan yang baik pada calon pembeli
Tips terakhir, selalu upayakan untuk memberi kesan yang baik pada calon pembeli. Bersikaplah sebagai penjual profesional, yang melayani calon pembeli sebaik mungkin. Anda tentu paham maksudnya bukan ?
Nah, semoga rumah anda lekas laku. Nantikan tips-tips selanjutnya dari kami.. (hh)

Rumah yang Ramah untuk Anak : 10 Tips Mendesain Rumah bagi Keluarga Kita

Rumah yang Ramah untuk Anak : 10 Tips Mendesain Rumah bagi Keluarga Kita

Anak-anak adalah satu bagian penting dalam sebuah rumah tangga, mereka adalah manifestasi dari segala tumpuan harapan dan cita-cita agar kelak bisa menjadi penerus generasi kita di masa mendatang. Tanpa kehadiran mereka, pasti terasa ada yang kurang dalam kehidupan ini. Saya yakin bahwa Anda, dan semua pembaca yang telah berkeluarga pasti sepakat dengan pendapat tersebut.

Sebuah bangunan rumah tinggal yang dihuni oleh mereka yang telah berkeluarga, kemungkinan besar juga akan diisi oleh kehadiran mereka. Nah, seringkali dalam mendesain dan menata rumah kita cenderung “egois”, dalam arti penataan rumah tersebut hanya ideal bagi orang dewasa saja. Untuk itu, tidak ada salahnya kita mereview 10 tips dari www.birobangunan.com dalam mendesain/menata bangunan rumah sehingga rumah kita menjadi rumah yang “ramah” bagi anak-anak.


1. Halaman
Halaman rumah adalah sebuah area yang menjadi tempat bermain anak-anak, khususnya bila ukuran halaman rumah anda cukup luas. Jika kebetulan jalan di muka rumah sering dilewati kendaraan, maka berilah pengamanan berupa pagar untuk menghalangi akses anak ke jalan raya. Desain pagar sebaiknya dipilih yang bermotif garis-garis vertikal sehingga tidak menarik minat untuk dipanjat oleh anak-anak. Bila motif pagar halaman anda termasuk yang digemari anak-anak untuk dipanjat, maka anda bisa menambahkan lapisan polycarbonat atau mika transparan di pagar rumah sehingga tidak bisa dipanjat anak-anak.


2. Dinding
Dinding rumah adalah sebuah tempat favorit bagi anak-anak untuk berkreasi terutama bagi mereka yang baru belajar mengenal alat tulis. Jangan halangi kreatifitas mereka saat mencorat-coret karena akan berpengaruh kurang baik pada perkembangan jiwa mereka. Anda bisa menggunakan cat dinding yang tepat atau cat dengan finshing semi gloss sehingga dinding rumah mudah dibersihkan. Ada banyak merk cat interior/eksterior yang menyediakan jenis cat demikian, Anda bisa menanyakan kepada toko cat/ bahan bangunan terdekat. Alternatif lain adalah dengan menyediakan tempat khusus berupa dinding berlapis white board yang cukup lebar sebagai ajang kreativitas corat-coret bagi anak-anak di rumah Anda.

3. Lantai
Ada baiknya untuk memilih keramik lantai yang anti slip atau melapisi lantai rumah dengan pelapis terutama di areal yang sering menjadi tempat bermain mereka. Berilah keset di lokasi lantai yang cenderung basah misal di dekat pintu kamar mandi. Bila anda memasang keset, pilih keset yang melekat ke lantai agar tidak membuat anak anda terpeleset. Pertemuan sudut-sudut lantai yang runcing semisal di lantai teras rumah bisa diantisipasi dengan memasang stepnosing alias ‘kuku macan’.


4. Tangga

Jika rumah anda berlantai 2 atau lebih tentunya anda dilengkapi dengan tangga bukan ? Tangga juga menjadi tempat favorit anak-anak untuk bermain yang patut anda waspadai. Jangan merancang tangga dengan bahan keramik lantai yang licin atau memiliki kemiringan ekstrim hingga terkesan ‘curam’ karena berpotensi untuk membuat anak-anak terpeleset. Penerapan bordes juga merupakan upaya untuk mengurangi resiko kecelakaan di tangga rumah. Hal wajib dipasang pada tangga rumah adalah pengaman berupa pagar tangga, selain juga memasang aksesoris tambahan berupa stepnosing anti slip pada sudut anak tangga.


5. Jendela
Jendela rumah, terutama yang dilengkapi teralis juga menjadi tempat favorit anak-anak untuk bermain memanjat. Pilih teralis yang motif vertikal agar tidak mudah menjadi tempat memanjat anak-anak. Bila jendela rumah anda memakai tirai, pilih yang simple, tipis dan tidak menjuntai hingga ke lantai. Anak-anak cenderung menyukai untuk menarik-narik jenis tirai seperti ini. Jenis tirai semacam vertical blind atau horisontal blind adalah sebuah alternatif yang lebih baik untuk jendela rumah anda.


6. Balkon

Tipe rumah yang dilengkapi balkon adalah favorit bagi sebagian kalangan, terutama untuk tipe-tipe mediterania. Namun anda harus waspada jika anak-anak bermain di balkon rumah. Upayakan agar pagar balkon bisa menjadi pelindung yang tepat buat mereka, bukannya malah menjadi tempat memanjat bagi anak-anak. Pemilihan model dan ukuran pagar menjadi kriteria penting pada hal yang satu ini.

7. Kamar Mandi
Saya yakin bahwa anak-anak kita semua pasti suka jika bermain-main dengan air bukan ? Kamar mandi juga menjadi salah satu tempat bermain favorit bagi anak usia TK di rumah kita. Untuk itu, buatlah kamar mandi di rumah anda juga aman sebagai tempat bermain anak-anak. Pemilihan keramik lantai harus yang tidak licin, serta hindari sudut-sudut lancip yang berpotensi rawan bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Pemilihan keset juga harus tepat, pilihlah keset yang melekat ke lantai agar tidak mebuat anak anda justru terpeleset saat menginjaknya. Peralatan listrik semacam pencukur listrik/hair dryer harus betul-betul diamankan penempatannya agar jauh dari jangkauan anak-anak. Penempatan perlengkapan kamar mandi seperti bath up, bak mandi, closet, shower dan sebagainya harus ditata sedemikian rupa agar tidak membuatnya menjadi kawasan yang “rawan kecelakaan”. Dan jangan lupa untuk menyimpan kunci cadangan pintu kamar mandi, jika sewaktu-waktu mereka “terkunci” di dalamnya.

8. Dapur
Dapur adalah lokasi di rumah yang berfungsi sebagai “food processing” dan tentunya dilengkapi dengan berbagai perangkat untuk mengolah bahan makanan mentah menjadi siap dikonsumsi. Ada banyak peralatan dapur seperti kompor gas, tabung gas elpiji, pisau, garpu, tempat kuah panas dan sebagainya yang wajib diamankan dari jangkauan anak-anak demi keselamatan mereka. Pilih desain pantry yang menyediakan kabinet cukup lega sebagai lokasi penyimpanan alat-alat tersebut.


9. Furniture
Untuk furnitur rumah seperti sofa, pilih dengan bahan, motif dan warna yang tahan noda akibat ulah anak-anak. Bila tidak, anda bisa memberikan pelapis yang bisa dicopot untuk dicuci bila kotor. Jangan menggunakan furnitur dengan sudut-sudut tajam sehingga rawan bila terjadi benturan. Tempat tidur anak juga tidak boleh terlalu tinggi sehingga membahayakan seandainya mereka terjatuh dari tempat tidur. Meja kaca tergolong jenis meja yang rawan bagi anak-anak, sehingga sebaiknya jangan digunakan atau anda bisa memberi pengamanan berupa tutup kain yang relatif tebal. Penempatan kursi yang dilengkapi roda semacam kursi kantor di lantai atas harus anda cermati, untuk menghindari bahaya bila dibuat mainan mobil-mobilan oleh anak-anak di dekat tangga.

10. Kelistrikan
Penataan kelistrikan rumah yang aman adalah prioritas yang wajib diperhatikan, terutama jika di rumah anda terdapat anak-anak. Sedapat mungkin gunakan sistem pengkabelan tertanam di tembok untuk aliran listrik. Jangan biasakan extention cable (kabel oloran) tergeletak di lantai bila masih ada aliran listriknya. Pilih stop kontak yang dilengkapi penutup untuk memberi tambahan pengamanan, terutama bila letaknya di dekat lantai yang bisa dijangkau anak-anak.